Updates from October, 2008 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Tegar Ariprabowo 10:51 pm on October 29, 2008 Permalink | Reply
    Tags: 2D animation, ,   

    Showreel Tekaceria Studio 

    Silahkan klik “play” untuk menonton karya-karya kami, showreel ini kami susun terakhir bulan Juli kemarin.

    Kompilasi ini berisi cuplikan-cuplikan film animasi dan PSA yang pernah kami buat sejak tahun 2006-2008. Dilain waktu ke depan, saya ingin menyantumkan setiap perkembangan tentang karya kami.

    Regards,

    Tegar Ariprabowo – Editor Tekaceria Studio

     
    • Rizven Habibi 3:26 pm on November 20, 2008 Permalink | Reply

      hello TekaCeria I’m also animator, I have obsession to develope animation 2d in our country. I also have a dream to start animation school in our city Sidoarjo. if we animators united i’m sure we will be succesfull in the future. so please if you have big dream as mine, let me know. PM me @ Yahoo Messenger my id is: rizven_condet

  • Tegar Ariprabowo 12:31 pm on October 20, 2008 Permalink | Reply
    Tags: BIGREDS, BIGREDS Surabaya, nobar   

    BIGREDS Surabaya diliput Harian Surya 

    Sumber: Surya, 20 Oktober 2008 “BIGREDS, Wadahi Penggemar Liverpool, Berawal di Kafe Donat, Kini Punya Markas ”

    Inilah wajah-wajah member BIGREDS Surabaya yang kemarin nonton bareng Liverpool vs Wigan di Red’s Center.

    SURABAYA - Stadion sepakbola Anfield, Liverpool, Inggris. Dirk Kuyt, anak muda berusia 26 tahun asal Belanda, mencetak angka saat timnya, Liverpool melawan Wigan, Sabtu (18/10). Pada waktu bersamaan, di Jl Wijaya Kusuma Surabaya, jutaan mil dari tempat tersebut, 25 anak muda melompat kegirangan seperti orang gila. Mereka berteriak. Tertawa. Melinangkan air mata. Bernyanyi. Menari. Melakukan apa saja untuk merayakan kemenangan Liverpool, tim sepakbola asal Inggris yang begitu mereka puja. Untuk beberapa saat, mereka seperti sekumpulan orang kehilangan akal.

    Anak-anak muda ini menyebut diri mereka sebagai BIGREDS, komunitas pecinta Liverpool di Indonesia. BIGREDS adalah akronim dari Bold Indonesia Group of Reds Indonesia. Kata ‘Reds’ adalah nama julukan untuk klub Liverpool.

    Didirikan di Jakarta sembilan tahun lalu, dalam perkembangannya BIGREDS telah membuka perwakilan di banyak kota besar. Surabaya salah satunya. “Kalau di Surabaya, BIGREDS berdiri sejak 2005,” ujar Dedy Susanto, 26, anggota komunitas ini.

    Adalah Ferhat Abas, yang pertama kali menggagas berdirinya BIGREDS di Surabaya. “Awalnya, anggota cuma 10 orang. Waktu itu, kami hanya nonton bareng di Kafe Donat di bilangan Basuki Rachmad sana,” kenang Ferhat.

    Anggota demi anggota bertambah. Puncaknya, sejak Liverpool menjadi juara Liga Champions pada 2005. “Kini, anggotanya ada 45 orang,” tambah Dedy bangga.

    Tak melulu anak muda, anggota BIGREDS terdiri dari banyak kalangan. Dari cewek berjilbab, pengacara, dokter, sampai bule asli Inggris, tercatat sebagai anggota resmi BIGREDS Surabaya.
    Kini, mereka punya base-camp, di warung pecel Bu Muthia, Jl Wijaya Kusuma 17. “Kami tidak menyewa, tapi ada hubungan mutualisme. Jadi, biasanya kalau kami nonton bareng di sini, anak-anak suka beli makan dan minum di Bu Muthia,” tukas Dedy.

    Warung pecel berukuran sekitar 4×8 meter itu didominasi warna merah, warna kebesaran klub Liverpool. Tiga poster besar bergambar pemain dan logo Liverpool nampak rapi digantungkan di dinding.

    Di Surabaya, BIGREDS juga diakui sebagai komunitas pecinta klub sepakbola luar negeri, yang pertama kali terorganisir dengan baik. Tiap calon anggota, dipungut uang Rp 150.000 sebagai syarat untuk masuk keanggotaan. “Kelihatannya mahal, tapi uang registrasi itu berlaku untuk tiga tahun. Jadi, cukup murah, kan?” terang Dedy berpromosi.

    Apalagi, lanjut Dedy, setiap anggota BIGREDS bisa nonton gratis setiap tayangan langsung pertandingan Liverpool di markas mereka. “Ada juga bonus kaus Liverpool, selain kartu member yang bisa digunakan sebagai kartu diskon untuk membeli barang-barang asli Liverpool keluaran Adidas,” tambah pria murah senyum ini.

    Nick, bule asal Brighton yang tergabung dalam BIGREDS Surabaya mengungkapkan kekagumannya terhadap apresiasi teman-temannya. “Its amazing (hebat banget),” ujarnya singkat saat ditanya pendapatnya tentang komunitas BIGREDS.

    “Berada di sini setidaknya bisa mengobati kerinduan saya dengan kampung halaman,” ujar Nick yang bekerja sebagai native-speaker di salah satu lembaga pendidikan bahasa Inggris.
    Wawancara telah usai. Di Jl Wijaya Kusuma, sayup-sayup masih saja terdengar para anggota BIGREDS menyanyikan lagu ‘You’ll Never Walk Alone’, lagu kebanggaan fans Liverpool yang diciptakan The Beatles.

    “Walk on through the wind. Walk on through the rain. Tho’ your dreams be tossed and blown. Walk on, walk on with hope in your heart. And youll never walk alone,” Nyanyian mereka sumbang dan memekakkan telinga. Tapi, mereka tak peduli. (AJI BRAMASTRA)

     
    • Rizki 8:45 pm on October 27, 2008 Permalink | Reply

      jalankan bisnis ini sampai besar,pny banyak cabang,terkenal,banyak duit dech akhirnya…

      jangan lupa adik2na kudu kecipratan juga..
      hehehehe.. :)

      apik kok buku The Qashflow Quadrant-nya..

      moga2,aq bisa spt dirimu..

      gud luck..

    • Tegar Ariprabowo 8:59 pm on October 27, 2008 Permalink | Reply

      Lho, salah ruang kik… hahaha…
      Oke, Insya Allah… thank you supportnya…

      Semangat ae kuliahe…!

    • sukma 11:41 am on November 26, 2008 Permalink | Reply

      wakakak 26 tahun,anak muda ? Wakakaka

      Di club “laen” 26 tuh sudah yang paleng senior lho !!!. Kemarin club “laen” ini bisa ngalahin wigan 3-0 dngan pemain berumur rata2 19 tahun bro !!!

    • Tegar Ariprabowo 12:12 pm on November 26, 2008 Permalink | Reply

      Wew, perasaan ada Gallas dan Sylvestre yg udah tuwir… Trus yang muda cuma walcott aja 19, lainnya diatas 21. Di Liverpool sih starting line up cuma Carragher yang tua. Hyypia si kakek pun di cadangkan. Pas Gallas gak main, lawan Aston Villa + Manchester City kok modar gitu Wakakak

      Menurut jurnalisnya emang anak muda, bagi kita ya nggak. Hehehe… piss

    • sukma 8:58 pm on December 25, 2008 Permalink | Reply

      starting yang ngalahin wigan 3-0 itu rata2nya 19 thn, yg paling tua fabiansky 23 thn vs wigan full team, selain itu 20th kebawah !

      btw selamat ya udah bisa nahan 1-1 kemarin, pasti senang sekali ya … ckckckc…

      Ayo pindah club aja …

    • Tegar Ariprabowo 10:27 pm on December 25, 2008 Permalink | Reply

      Hahaha selamat selamat…. Adebayor aja pindah klub ke Liverpool…

      Kurang senang karena MU tertawa2 kita seri, klo aku menang aku senang karena mereka kuatir. Klo kamu menang mereka malah ngakak-ngakak sambil guling2. Hahaha…

  • Tegar Ariprabowo 2:38 pm on October 19, 2008 Permalink | Reply
    Tags: , C2O, , marathon ngomik   

    24 Hour Comics Day FINISHED 

    Ini saat mengejar deadline jam 10 paginya. Ngebut abis!

    Kebetulan saya nampang di koran Jawapos (Metropolis) halaman 35, edisi Minggu 19 Oktober 2008.

    =============================

    24 jam yang luar biasa…

    24 jam yang hebat…

    24 jam yang mendebarkan…

    24 jam yang penuh canda tawa…

    24 jam yang bikin leher sakit…

    24 jam yang panas…

    24 jam yang onar…

    Yah, itulah gambaran situasi yang ada di C2O Surabaya. Asyik juga bisa ikut 24HCD untuk yang kedua kalinya, walaupun persiapan kali ini untuk saya sendiri kurang begitu matang. Melakukan pendaftaran 1 minggu sebelum hari H, sampai hari H belum dapet ide cerita. Beruntung akhirnya dapet juga walaupun persiapan breakdown belum matang.

    Datang telat jam 10.30 (telat 1/2 jam doank sih), berarti waktuku tinggal 23,5 jam. Akhirnya ngebut… Sempat bingung karena isi pensil mekanik habis dan lupa bawa isinya, sedangkan di seikat alat tulis yang saya bawa dengan terburu-buru tadi hanya ada pensil 4B yang ukurannya tinggal sependek jari kelingking. Panik bin bingung… Nekat aja saya pakai, daripada minta-minta isi pensil sono-sini sambil SKSD :D

    Sempat terlena dengan bikin detail gambar, padahal waktu sudah berjalan 5 jam dan baru dapat 5 halaman, dan belum apa-apa alias masih mentah. Kalau diteruskan seperti ini bisa ngepas 24 jam bikin gambar mentah donk… :D Tapi syukurlah keajaiban datang lagi (keajaiban 24HCD yang lalu, 12 jam sketsa, 12 jam inking+finishing), pelan-pelan tapi pasti, saya mengalahkan waktu, dalam 10 jam, saya sudah dapat 13 gambar.

    Bosan… Jam 21.00 saya menuju Reds Center untuk nonton Liverpool vs Wigan sampai jam 23.30. Kemenangan Liverpool yang dramatis membawa mood saya balik lagi, walaupun mata sudah sepet dan perut mengenyang (hehe, habis makan nasi pecel di markas, laper euy!). Tepat jam 3 dini hari, lengkap sudah 24 halaman mentah. Dilanjutkan merender sampai jam 6.30 pagi… Lalu outlining makan waktu 1,5 jam… panik… karena naskah text belum sempurna dan harus dilettering segera…

    Tepat jam 10.00!

    Lettering kurang 6 halaman, belum menghapus bekas pensil text. Santai! Santai! Akhirnya bisa selesai juga jam 10.30 berkat dukungan temen-temen. Fiuuh… maaf telat yaaa…! :D

    Terimakasih banyak buat temen-temen (maaf, lupa nanya nama kalian) yang ikut bantuin menghapus pensilan text saya, Good Job semuanya! Ha Ha Ha… :D

    Terimakasih buat Mbak Kathleen, Yudis, Broki dan rekan-rekan CASS selaku panitia (Kalian TOP daah!)

    Terimakasih juga buat Pak Wow (Mas Wawan Pinkblues) dan Mas Tosan Cazlorda, yang bikin ngakak selalu… HAHAHAHAHAHAHA… KOMIK!!!! (trauma denger kata “komik” karena 24 jam penyiksaan ini, hahaha… maka kata “komik” menjadi haram diperdengarkan seolah-olah itu MESO atau kata-kata kotor :D ).

    KOMIK!!

    KOMIK!!!

    SALAM KOMIK!!!

    Tegar Ariprabowo

    foto-foto selengkapnya bisa di lihat disini

     
  • Tegar Ariprabowo 9:09 pm on October 4, 2008 Permalink | Reply
    Tags: online marketing   

    Mau Berhenti Sekarang? 

    Dua orang mahasiswa drop out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan sosok besar di dunia software dengan hanya ijazah SMA.

    Seorang veteran perang berusia 65 tahun mempunyai gagasan menjual resep ayam goreng miliknya ke restoran-restoran. Banyak orang menertawakan dan menolak gagasannya. Berapa kali ia ditolak? 1.009 kali dalam 2 tahun!! Jika ia berhenti pada penolakan yang ke-1.000, mungkin kita tak akan mengenal nama Kolonel Sanders dan Kentucky Fried Chicken.

    Memang sebenarnya tidak ada orang yang gagal. Bahkan Soichiro Honda berkata, “Apa yang orang lihat dari kesuksesan saya cuma 1%, tapi 99% yang tidak terlihat adalah kegagalan saya.” Yang ada hanyalah orang yang menyerah dan berhenti sebelum mencapai sukses.

    Tetap SEMANGAT!!
    Sumber:
     
    • sukma 3:20 pm on October 9, 2008 Permalink | Reply

      Spencer Silver, berhasil menemukan Post-it berbekal lem gagal yang dibuang di perusahaanya

      Disney, berhasil membuat terobosan di dgn menggunakan marcendise sbg sumber uang disamping filmnya sendiri. Tapi sebelumnya dia harus merasakan bangkrut terlebih dulu.

      Muhammad, seorang hamba butahuruf berhasil mempengaruhi jutaan orang kearah baru.

      whos next ? will we

    • Tegar Ariprabowo 3:57 pm on October 9, 2008 Permalink | Reply

      Amiin, amiin… Yang penting tetap semangat dan terus berusaha…

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.